Kamis, 03 Januari 2019

TI Politala | Konsep Teknologi Informasi 1C

Arsitektur Komputer


1. Pengertian arsitektur komputer 
      Arsitektur dapat didefinisikan sebagai gaya konstruksi dan organisasi dari komponen-       komponen sistem komputer. Walaupun elemen-elemen dasar komputer pada hakikatnya   sama atau hampir semuanya komputer digital, namun terdapat variasi dalam           konstruksinya yang merefleksikan cara penggunaan komputer yang berbeda. 
2. Tingkatan Dalam Arsitektur Komputer 
      Ada sejumlah tingkatan dalam konstruksi dan organisasi sistem komputer. Perbedaan        paling sederhana diantara tingkatan tersebut adalah perbedaan antara hardware              dan software.
 A. Tingkatan Dasar Arsitektur Komputer 
         Pada tingkatan ini, hardware sebagai tingkatan komputer paling bawah dan paling       dasar, dimana pada hardware ini “layersoftware ditambahkan. Software tersebut           berada diatas hardware, menggunakannya dan mengontrolnya. Hardware ini                    mendukung software dengan memberikan atau menyediakan operasi yang diperlukan         software. Berikut tingkatan dasar arsitektur Komputer.
1. SOFTWARE LEVEL 
2. HARDWARE LEVE
B. Multilayerd Machine 
    Tingkatan dasar arsitektur komputer kemudian dikembangkan dengan memandang           sistem komputer keseluruhan sebagai “multilayerd machine” yang terdiri dari beberapa     layer software diatas beberapa layer hardware. Berikut tingkatan layer tersebut : 
7. Application Layer 
6. Higher Order Software Layer 
5. Operating System Layer 
4. Machine Layer 
3. Microprogrammed Layer
2. Digital Logic Layer 
1. Physical Device Layer 

Keterangan
1. Physical Device Layer 
   Merupakan komponen elektrik dan elektronik yang sangat penting. 
2. Digital Logic Layer 
   Elemen pada tingkatan ini dapat menyimpan, memanipulasi, dan mentransmisi data dalam bentuk represeotasi sederhana. 
3. Microprogrammed Layer 
     Menginterprestasikan instruksi bahasa mesin dari layer mesin dan secaa langsung         menyebabkan elemen logika digital menjalankan operasi yang dikehendaki. Maka     sebenarnya ia adalah prosesor inner yang sangat mendasar dan dikendalikan oleh     instruksi program kontrol primitifnya sendiri yang disangga dalam ROM innernya sendiri.   Instruksi program ini disebut mikrokode dan program kontrolnya disebut mikroprogram.  
4. Machine Layer 
      Adalah tingkatan yang paling bawah dimana program dapat dituliskan dan memang        hanya instruksi bahasa mesin yang dapat diinterprestasikan secara langsung                      oleh hardware.  
5. Operating System Layer 
     Mengontrol cara yang dilakukan oleh semua software dalam menggunakan hardware        yang mendasari (underlying) dan juga menyembunyikan kompleksitas hardware dari         software lain dengan cara memberikan fasilitasnya sendiri yang memungkinkan                 software menggunakan hardware tersebut secara lebih mudah. 
6. Higher Order Software Layer 
       Mencakup semua program dalam bahasa selain bahasa mesin yang memerlukan            penerjemahan ke dalam kode mesin sebelum mereka dapat dijalankan. Ketika                  diterjemahkan program seperti itu akan mengandalkan pada fasilitas sistem operasi           yang  mendasari maupun instruksi-instruksi mesin mereka sendiri. 
7. Applications Layer 
    Adalah bahasa komputer seperti yang dilihat oleh enduser

3. Central Processing Unit (CPU) 
      CPU atau satuan merupakan tempat pemrosesan instruksi-instruksi program. Pada          komputer mikro, processor ini disebut microprocessor. CPU terdiri dari dua bagian            utama, yaitu unit kendali (control unit) dan unit Aritmatika dan logika (arithmethic          logic unit). Disamping dua bagian utama tersebut, CPU mempunyai beberapa simpanan      yang berukuran kecil yang disebut register
A. Control Unit 
      Bagian ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Control unit mengatur kapan alat input menerima data dan kapan data diolah serta kapan ditampilkan pada alat output. Control Unit mengartikan instruksi-instruksi dari program komputer, membawa data dari alat input ke main memory, mengambil data dari main memory untuk diolah. Bila ada instruksi untuk perhitungan aritmatika atau perbandingan logika, control unit mengirim instruksi tersebut ke aritmetic and logic unit. Hasil dari pengolahan data ini dibawa oleh control unit ke main memory lagi untuk disimpan. Jadi tugas dari control unit adalah :  
1. Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output
2. Mengambil instruksi-instruksi dari main memory
3. Mengambil data dari main memory kalau diperlukan oleh proses. 
4. Mengirim instruksi ke aritmaetic and logic unit bila perhitungan aritmatik atau perbandingan logika serta mengawasi kerja aritmatik dan logika.  
5. Menyimpan hasil proses ke main memory. 

B. Arithmetic And Logic Unit (ALU) 
        Tugas utama dari ALU adalah melakukan semua perhitungan aritmatik atau matematika yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi aritmatik dengan dasar pertambahan, sedang operasi aritmatik yang lainnya seperti pengurangan, perkalian dan pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. Sehingga sirkuit elektronik di ALU yang digunakan untuk melaksanakan operasi aritmatik ini disebut adder. Tugas lain ALU adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan operator logika, yaitu =, <>, <, >, <+, >=. 

4. Jenis-Jenis Processor 
1. Mikroprosesor 8080  
   Prosesor ini lahir pada tahun 1974, dengan75 instruksi, memori maksimum 64 Kbyte.         Sistem operasi yang digunakan adalah CP/M dari Microsoft. 
2. Mikroprosesor 6800 dan 6502  
   Mikroprosesor ini dirancang oleh Chuck Peddle yang dikeluarkan oleh Motorola.                Komputer yang menggunakan prosesor ini adalah APPLE I dan II, KIM-1 VIC, dan lain-          lain.  
3. Mikroprosesor Z-80  
    Prosesor yang pertama kali menggunakan RAM.  
4. Mikroprosesor 8085  
   Prosesor ini dikeluarkan oleh Zilog. Produk ini merupakan produk gagal karena kalah         cepat dengan Z-80.  
5. Mikroprosesor INTEL 8086/8088  
        Prosesor ini berbasis 16 bit. Mempunyai dua mode kerja. Mode pertama disebut           mode minimum, dimana prosesor bekerja sendiri. Mode kedua disebut mode maksimum   yang memungkinkan terjadinya pemakaian prosesor ganda. Dalam hal ini Intel         menyediakan prosesor pasangannya 8087 yang merupakan prosesor khusus untuk             prosesor  matematis.  
6. Mikroprosesor 6800  
          Prosesor ini dikeluarkan oleh Motorola dengan struktur 16 bit tetapi internalnya 32     bit. Prosesor ini cocok sekali digunakan dengan sistem operasi UNIX. Komputer yang           menggunakan prosesor ini adalah Apple Machintosh. 
7. Mikroprosesor 80286  
    Versi ini adalah lanjutan dari 8086 dengan arsitektur 16 bit murni dan memiliki 16 MB.       Komputer yang terkenal adalah IBM AT. 
 8. Mikroprosesor 80386  
     Komputer dengan arsitektur 32 bit murni dan mampu memiliki memori hingga 4 GB.  
9. Mikroprosesor 68020 dan 68030  
   Prosesor ini bekerja pada 32 bit dengan kecepatan 15,7 MHz.. Kelebihan prosesor ini         adalah adanya cache memori internal.  
10. Mikroprosesor 80486 
   Prosesor ini memiliki prosesor 80386 beserta FPU 80387 ditambah dengan cache                 memory  internal. 

Video Terkait :
https://youtu.be/QLkpS9T9LOQ

SUMBER : 
susi22.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/29241/Arsitektur+Komputer.pdf

TI Politala | Konsep Teknologi Informasi 1C

Windows

A. Pengertian Windows
Mircorost  Windows  adalah  Sistem  Operasi  yang  dikembangkan  oleh   Microsoft  Corporation  yang  menggunakan  antar  muka  berbasis  grafis  atau dikenal  dengan  nama  GUI  (Graphical  User  Interface).
Microsoft Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat yang mengembangkan, membuat, memberi lisensi, dan mendukung beragam produk dan jasa terkait dengan komputer. Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April 1975.
B. Perkembangan Sistem Operasi Windows
        Berikut akan dijelaskan perkembangan sistem operasi windows :
1)    MS-DOS
Ms-Dos ( Microsoft Disk Operating System ) adalah sistem operasi yang berbasiskan teks dan Comand-Line interpreter. Windows versi pertama, Windows Graphic Environtment 1.0 merupakan perangkat lunak yang bekerja atas arsitektur 16-Bit dan bukan merupakan sistem operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan MS-DOS.
MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat komputer Seattle Computer Product kemudian direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi baru dari MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan MS-DOS pada tahun 2000.
                                                 Tampilan MS-DOS

2)    Microsoft Windows (windows 1.x – windows 3.x)
Microsoft windows 1.0 merupakan versi pertama sistem operasi dalam dunia sistem berbasis Graphical User Interfaces (GUI) yang dibuat oleh Microsoft Corporation. Versi ini sebenarnya diluncurkan pertama kali pada 10 November 1998, tetapi tidak pernah keluar ke pasar public sebelum bulan November 1998, karena banyaknya hambatan yang terjadi ketika pengembangan berlalngsung.
Microsoft windows 2.0 merupakan versi kedua dari sistem operasi berbasis Graphical User Interfaces (GUI) buatan Microsoft Corporation, yang dirilis pada 9 Desember 1987. Sistem ini diluncurkan untuk melengkapi kekurangan ragam aplikasi pada windows 1.0.


Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi windows 3.1 yang mengenalkan fitur multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.
        3) Windows 95 - Windows ME
Windows 95 diperkenalkan pada 14 Agustus 1995. Sistem operasi ini memiliki GUI yang lebih menarik dan atraktif, menggunakan rancangan menu “Start”, menu inovatif untuk mengakses grup program (pengganti program manager) mendukung penamaan berkas panjang. Windows 95 juga mendukung Plug and Play untuk mendeteksi instalasi perangkat keras dan konfigurasi secara otomatis, memiliki beberapa fasilitas seperti : Browser yang terintegrasi dan Windows Explorer untuk menjelajah windows. Selain itu juga windows 95 memiliki fitur untuk memanajemen daya (APM) dan diperkenalkannya juga Client-Server.
Windows ME (Millenium Edition) merupakan sistem operasi yang dirilis pada bulan September 2000. Versi ini mendukung aplikasi multimedia dan internet yang lebih baik. Versi ini memiliki fitur “System Restore”, yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan ke keadaan semula jika mengalamu kegagalan.


                                   Gambar Tampilan Windows ME
4)   Windows 98 – Windows SE
Windows 98 dikeluarkan oleh Microsoft pada 25 Juni 1998. Windows 98 sudah mendukung VGA berbasis AGP, serta mendukung media penyimpanan berkas seperti USB. Diperkenalkannya NAT untuk berbagi koneksi internet dan digantikannya Virtual Device Driver dengan Windows Driver Model. Ada juga beberapa fitur tambahan berupa aplikasi Microsoft Office dan Internet Explorer versi 5. Windows 98 juga sudah memiliki kemampuan-kemampuan untuk memainkan game dan menjalankan aplikasi multimedia..

Windows 98 SE menambahkan dukungan pada internet explorer 5, NAT untuk berbagi koneksi internet, digital versatile disk (DVD) , windows driver mode (WDM) yang menggantikan model virtual device drive (VxD) serta windows NetMeeting 3. Sistem ini menganut prinsip hibrida dengan dukungan kernel 16 bit / 32 bit, dan masuk pada family windows 98.
                                   Gambar Tampilan Windows 98
                                    
5)    Windows NT 3.xx – 4.xx
Windows NT sebagai pengganti windows ME mendukung arsitektur x86 (80x86), Intel IA64 dan AMD64 (x64) dan grafis 32 Bit. Windows NT dibangun dari pengembangan IBM OS/2 dan banyak digunakan dalam jaringan komputer. Windows NT juga memperkenalkan File System NTFS yang lebih baik dari FAT maupun FAT-32.
Windows NT 3.1 dirilis untuk komputer Intel x86, DEC Alpha, dan beberapa platform yang mendukung ARC (Advanced RISC Computing MIPS). Sedangkan windows 3.51 diluncurkan untuk mendukung komputer IBM PowerP khususnya untuk sistem PReP seperti desktop atau laptop IBM Power Series dan seri Motorol PowerStack. Meskipun menggabungkan dua teknologi dari dua perusahaan, windows NT 3.51 tidak bisa dijalankan diatas Power Macintosh. Integraph Corporation kemudian membuat porting untuk arsitektur Integraph Clipper miliknya sendiri dan membuat porting windows NT 3.51 agar bisa berjalan diatas arsitektur SPAR (milik sun MicroSystem). Meskipun demikian, kedua produk tersebut tidak dijual ke public sebagai produk ritel.
Windows NT 4.0 diluncurkan untuk mendukung banyak platform, akan tetapi Microsoft hanya membuat service pack dan update untuk dua varian (x86 dan DEC Alpha) . selain kedua varian tersebut service pack dan update dibuat oleh pihak ketiga (Motorola, Integraph, dan lain-lain). Windows NT 4.0 merupakan versi rilis windows NT yang mendukung DEC Alpha, MIPS, dan PowerPC. Microsoft juga membuat windows 2000 untuk DEC Alpha hingga bulan Agustus 1999. Karena Compaq mengehentikan dukungan windows NT untuk arsitektur tersebut maka Microsoft menghentikan pengembangan proyek AlphaNT tersebut.

                                   Gambar Tampilan Windows NT 4

6)    Windows 2000
Windows 2000 (windows NT 5.0 build 2159) adalah sebuah versi sistem operasi windows yang merupakan versi pengembangan dari Windows N versi 4.0 yang dikeluarkan oleh Microsoft tanggal 17 Februari 2000 di Amerika Serikat. Windows 2000 mempunyai banyak fitur tambahan diantaranya : 1) Active Director yang baru, 2) Image Preview, 3) Plug and Play dan Windows Driver Model yang lebih baik performanya dibanding sebelumnya, 4) Browser Explore yang baru, yaitu Internet Explorer 5.0, 5) Mendukung untuk Microsoft Direct dan Open GL ( Windows NT 4.0 hanya mendukung ekselerasi OpenG), 6) Windows Media Player 6.4, terintegrasi (dapat diinstalasilan di windows NT 4.0, 7) Terminal Service yang telah terintegrasi, 8) Plug and Play yang lebih canggih, sehingga memasang hardware tertentu dapat langsung berjalan tanpa harus melalui proses restart, 9) Menggunakan driver untuk hardware berbasis windows driver mode atau dikenal juga dengan WDM, 10) Dukungan manajemen daya lebih baik, yaitu ACP (Advanced Configuration and Power Interface) yang dapat menghemat daya.
                                   Gambar Tampilan Windows 2000

7)    Windows XP
Windows Xp menawarkan banyak perubahan, fitur dan perfoma, berbasis grafis digunakan pada komputer pribadi, desktop bisnis, laptop dan pusat media. Windows XP pertama kali dirilis pada 25 Oktober 2001, 400 juta Salinan instalasi digunakan pada Januari 2006. Windows XP tersedia dalam berbagai macam edisi, antara lain adalah :
a.    Windows XP Home Edition ditargetkan untuk pengguna pribadi.
b. Windows XP Profeesional menawarkan fitur tambahan seperti dukungan untuk domain windows server dan dua prosesor fisik, dan ditargetkan untuk pasar power user, bisnis dan perusahaan klien.
c.   Windows XP Media Center Edition memiliki fitur multimedia tambahan yang menawarkan kemampuan untuk merekam dan menonton acara T, melihat file DVD, dan mendengarkan music.
d. Windows XP Tablet PC Edition didesain khusus untuk platform PC Tablet, yakni sebuah komputer pribadi yang menggunakan stylus.
e.    Windows XP Profesional 64-Bit Edition untuk prosesor berarsitektur IA-6 (Itaniu).
f.     Windows XP Profesional x64 Edition untuk prosesor berarsitektur x86-6.
g.    Windows XP Starter Edition yang dijual di beberapa negara berkembang.
h.  Windows XP Embedded, sebuah versi windows XP Profesional yang dikurangi segala fiturnya di sana sini untuk pasar tertentu.


                                     Gambar Tampilan Windows XP
                                           
8)   Windows Server 2003
Banyak sekali fitur yang ditawarkan pada Windows Server 2003. Fitur windows server 2003 edisi standar antara lain ialah platform, Net, fitur Domain Controller Server, PKI (Public Key Infrastuktur) Server, Domain Name System (DNS), Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Windows Internet Name Server (WINS), Micorosft IIS, Windows Terminal Service, Mendukung pembagian beban jaringan fitur standar sebuah server : file service, print service, atau application server yang dapat diinstalasi (Microsoft Exchange Server, SQL Server, atau aplikasi lainnya). Windows server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Windows server 2003 terdiri atas beberapa edisi atau produk yang berbeda, yaitu :
a.    Windows  Server  2003  Enterprise.
b.    Windows  Server  2003  Datacenter.
c.    Windows  Server  2003  Web  Edition.
d.    Windows  Small  Business  Server  2003  (Windows  SBS).
e.    Windows  Storage  Server  2003.
f.    Windows  Server  2003  Standard  Edition.
                                     Gambar Tampilan Windows 2003

9)    Windows Vista
Windows vista diluncurkan pada 8 November 2000 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2000 untuk pengguna pribadi. Windows Vista lebih mengutamakan interface atau penampilan grafis antarmuka dibandingkan denan perfoma, fitur-fiturnya antara lain AERO, Sidebar, tingkat keamanan lebih baik dari pada Windows XP. Windows Vista menggunakan firewall with Advanced Security, Windows Defender, Parental Control, User Account Control (UAC), BitLocker Drive Encyption, ASLR. Windows Vista menggunakan IPv6, DirectX versi terbaru, dan arsitektur 64-bit. Windows vista mempunyai beberapa versi yaitu :
a.    Windows  Vista  Starter.
b.    Windows  Vista  Home  Basic.
c.    Windows  Vista  Home  Premium.
d.    Windows  Vista  Business.
e.    Windows  Vista  Enterprise.
f.   Windows Vista Ultimate


                                    Gambar Tampilan Windows Vista

10)   Windows 7
Windows 7 merupakan gabungan Windows XP dan Windows Vista. Windows 7 memiliki performa yang lebih baik dari Windows Vista. Windows 7 dirilis untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk public pada 22 Oktober 2009. Windows 7 lebih focus pada pengembangan dasar windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan windows vista.
Windows 7 lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain ulang taskbar (Superbar), penggunaan sistem jaringan pribadi bernama HomeGroup dan peningkatan performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari Microsoft Windows, seperti windows calendar, windows mail, windows movie maker, dan windows photo gallery, tidak disertakan lagi di windows 7. Windows 7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi windows 7, dan juga berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit). Windows 7 memiliki 6 versi seperti windows vista hanya berbeda nama, jika windows vista memiliki versi business maka pada windows 7 versi tersebut dinamakan professional.
Versi tersebut antara lain :
a.    Windows  7  Ultimate.
b.    Windows  7  Professional.
c.    Windows  7  Enterprise.
d.    Windows  7  Home  Premium.
e.    Windows  7  Home  Basic.
f.   Windows 7 Starter.
                                       Gambar Tampilan Windows 7

11)        Windows 8
Windows 8 adalah nama dari bersi terbaru Microsoft Windows, serangkaian Microsoft secara resmi merilis windows 8 pada 26 Oktober 2012. Versi percobaan windows 8 berupa consumer preview dan release preview. Pada tanggal 26 juni 2013, Microfot merilis versi uji coba dari windows 8.1 (sebelumnya dikenal sebagao windows blue). Sistem operasi ini diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, notebook, tablet PC, serve, dan PC pusat media. Sistem opeasi ini menggunakan mikroprosesor AR selain mikroprosesor x8 tradisional buatan Intel dan AMD. Antarmuka penggunanya diubah agar mampu digunakan pada peralatan layar sentuh selain mouse dan keyboard, sehingga windows 8 di desain untuk perangkat tablet sentuh. Windows 8 mempunyai beberapa edisi atau versi antara lain sebagai berikut :
a.    Windows  8,  setara  dengan  Windows  7  Starter,  Home  Basic,  Home   Premium.
b.    Windows  8  Pro,  setara  dengan  Windows  7  Professional.
c.    Windows  8  Enterprise,  setara  dengan  Windows  7  Enterprise  dan Ultimate.
d.    Windows 8 RT, versi Windows khusus untuk perangkat berprosesor ARM.
e.  Windows 8.1.


                                     Gambar Tampilan Windows 8



Video Terkait :
https://youtu.be/GlmTCNuv1kw

SUMBER
https://bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_10smk/Kelas_10_SMK_Sistem_Operasi_1.pdf



TI Politala || Konsep Teknologi Informasi 1C

MEMORI DAN MEDIA PENYIMPANAN


1. Jenis Memori Dalam Komputer 
Ada tiga macam memori yang dipergunakan di dalam sistem komputer, yaitu : 
1. Register, digunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang sedang diproses.
2. Main memory, dipergunakan untuk menyimpan instruksi dan data yang akan di proses dan hasil pengolahan. 
3. Secondary storage, dipergunakan untuk menyimpan program dan data secara permanen. 

A. Memori Utama ( Main Memory
        Merupakan elemen yang penting dari suatu komputer yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi program untuk digunakan oleh prosesor. Fasilitas penyimpanan utama adalah :
1. Operasinya secara keseluruhan bersifat elektronis, operasi sangat cepat dan handal. 
2. Data hampir bisa diakses secara sekaligus dari memori utama karena operasinya elektronis dan proksimitasnya mendekati prosesor. 
3. Data harus ditransfer ke penyimpanan utama sebelum dapat diproses oleh prosesor. 
      Penyimpanan utama digunakan untuk menyimpan semua data yang memerlukan pemrosesan guna mencapai kecepatan maksimum ini disebut memori jangka pendek. 
1. Instruksi yang menunggu diproses. 
2. Instruksi yang saat itu sedang diproses. 
3. Data yang saat itu sedang diproses. 
4. Data yang menunggu pemrosesan. 
5. Data yang sedang menunggu dikeluarkan (output). 
      Proses menjemput data dari lokasi dalam penyimpanan utama dengan urutan acak dan lama waktu yang diperlukan tidak tergantung pada posisi dari lokasi tersebut. Lihat gambar lokasi dalam penyimpanan data berikut :
Satuan Unit Data 
1. Word adalah lokasi dalam penyimpanan utama atau penyangga unit data. Pembagian word dapat berdasarkan Fixed Word-length computer (word machine) dan variabel word-length computer. Pada fixed word-length computer (word machine) dimana satu word adalah satu lokasi dalam penyimpanan utama, yakni data ditransfer ke satu lokasi dalam penyimpana utama setiap kali, word-length adalah jumlah bit dalam setiap lokasi (word). Pada variabel word-length computer, satu word memiliki panjang satu lokasi atau beberapa loaksi dan di set (ditetapkan panjangnya) menurut panjang yang diperlukan pada setiap transfer data. Jenis word lengh adalah byte dan character machine, dimana dalam byte setiap lokasi mempunyai 8 bit dan pada character machine setiap lokasi mempunyai panjang 16 bit. 
2. Byte adalah unit-unit yang lebih kecil dari word. 
Berikut bagian-bagian memori utama : 
1. RAM (Random Access Memory
        Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu di main memory, khusunya di RAM (Random Acces Memory). RAM merupakan memori yang dapat diakses yaitu dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer. Struktur dari RAM dibagi menjadi 4 bagian, yaitu sebagai berikut :
 a. Input storage, digunakan untuk menampung input yang dimasukkan lewat alat input. 
b. Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi-instruksi program yang akan diproses. 
c. Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dari hasil pengolahan. 
d. Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pengolahan data yang akan ditampilkan ke alat output
       Input yang dimasukkan lewat dari alat input, pertama kali ditampung terlebih dahulu di input storage, bila input terbentuk program, maka dipindahkan ke program storage dan bila berbentuk data, akan dipindahkan ke working storage. Hasil dari pengolahan juga ditampung di working storage dan hasil yang akan ditampilkan ke alat output dipindahkan ke output storage. RAM mempunyai kemampuan untuk melakukan pengecekan dari data yang disimpannya, yang disebut dengan istilah parity check. Bila data hilang atau rusak, dapat diketahui dari sebuah bit tambahan yang disebut dengan parity bit atau check bit. Misalnya 1 byte memory di RAM terdiri dari 8-bit, sebagai parity bit digunakan sebuah bit tambahan, sehingga menjadi 9 bit. Beberapa teknologi RAM :

2. ROM (Read Only Memory
        ROM (Read Only Memory), dari namanya memori ini hanya dapat dibaca saja, programmer tidak bisa mengisi sesuatu ke dalam ROM. Isi ROM sudah diisi oleh pabrik pembuatnya, berupa sistem operasi (Operating System) yang terdiri dari program-program pokok yang diperlukan oleh sistem komputer, seperti misalnya program untuk mengatur penampilan karakter di layar, pengisian tombol kunci di keyboard untuk keperluan kontrol tertentu dan bootstrap program. Beberapa komputer, misalnya komputer mikro Apple dan IBM PC, ROM juga diisi dengan program interpreter BASIC. Bootstrap program diperlukan pada waktu pertama kali sistem komputer diaktifkan, yang proses ini disebut dengan istilah booting dapat berupa cold booting dan warm booting. Cold booting merupakan proses mengaktifkan sistem komputer pertama kali untuk mengambil bootstrap program dari keadaan listrik komputer mati (off) dengan cara menghidupkannya, sedang warm booting merupakan proses pengulangan pengambilan bootstrap program dalam keadaan komputer masih hidup (on) dengan cara menekan tombol-tombol Ctrl, Alt dan Del (Ketiga tombol Ctrl+Alt+Del tersebut ditekan bersamaan). 
        Warm booting biasanya dilakukan bila sistem komputer macet, dari pada harus mematikan aliran listrik komputer dan menghidupkannya kembali (lebih lama dan membuat komputer cepat rusak),lebih baik dilakukan warm booting. Isi dari ROM tidak boleh hilang atau rusak, bila terjadi demikian, maka sistem komputer tidak akan bisa berfungsi. Oleh karena itu, untuk mencegahnya pabrik komputer merancang ROM sedemikian rupa sehingga hanya bisa dibaca saja, tidak dapat diisi programmer supaya tidak terganti oleh isi yang lain yang menyebabkan isi ROM rusak. Selain itu ROM sifatnya adalah non volatile, supaya isinya tidak hilang bila listrik komputer dimatikan. Atau dengan kata lain, untuk menyimpan data dan program dalam kurun waktu yang tertentu. ROM yang bisa diprogram berbentuk chip yang ditempatkan pada rumahnya yang mempunyai jendela diatasnya. ROM yang dapat diprogram kembali adalah PROM (Programmable Read Only Memory), yang dapat diprogram sekali saja oleh programmer yang selanjutnya tidak dapat diubah kembali. Jenis lain adalah EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory) yang dapat dihapus dengan sinar ultra violet (dapat dijemur di sinar matahari) serta dapat diprogram kembali berulang-ulang. EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), dapat dihapus secara elektronik dan dapat diprogram kembali. Beberapa jenis ROM :

B. Register  
        Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi, yang digunakan untuk menyimpan data dan instruksi yang sedang diproses sementara data dan instruksi lainnya yang menunggu giliran untuk diproses masih disimpan di dalam memori utama. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU, yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika. 
        Program yang berisi kumpulan dari instruksi-instruksi dan data diletakkan di memori utama yang diibaratkan sebagai sebuah meja. Kita mengerjakan program tersebut dengan memproses satu per satu instruksi-instruksi yang ada di dalamnya, dimulai dari instruksi yang pertama dan berurutan hingga yang terakhir. Instruksi ini dibaca dan diingat (instruksi yang sedang diproses disimpan di register). Misalnya instruksi berbunyi HITUNG C = A + B, maka kita membutuhkan data untuk nilai A dan B yang masih ada di meja (tersimpan di memori utama). Data ini dibaca dan masuk ingatan kita (data yang sedang diproses disimpan di register), yaitu misalnya A bernilai 2 dan B bernilai 3. 
        Saat ini ingatan otak kita telah tersimpan suatu instruksi, nilai A, dan nilai B, sehingga nilai C dapat dihitungyaitu sebesar 5 (proses perhitungan ini dilakukan di ALU). Hasil dari perhitungan ini perlu dituliskan kembali ke meja (hasil pengolahan disimpan kembali ke memori utama). Setelah semua selesai, kemungkinan data, program, dan hasilnya disimpan secara permanen untuk keperluan dilain hari sehingga perlu disimpan di dalam lemari kabinet (penyimpanan sekunder). Ada banyak register yang terdapat pada CPU dan masing-masing sesuai dengan fungsinya. Di bawah ini akan diberikan penjelasan secara garis besar dari masing-masing register: 
1. Instruction Register (IR) digunakan untuk menyimpan instruksi yang sedang diproses.
2. Program Counter (PC) adalah register yang digunakan untuk menyimpan alamat lokasi dari memori utama yang berisi instruksi yang sedang diproses. Selama pemrosesan instruksi oleh CPU, isi dari PC diubah menjadi alamat dari memori utama yang berisi instruksi berikutnya yang mendapat giliran akan diproses, sehingga bila pemrosesan sebuah instruksi selesai maka jejak instruksi selanjutnya di memori utama dapat dengan mudah didapatkan. 
3. General Purpose Register, yaitu register yang mempunyai kegunaan umum yang berhubungan dengan data yang sedang diproses. Sebagai contoh, register jenis ini yang digunakan untuk menampung data yang sedang diolah disebut dengan operand register, sedang untuk menampung hasil pengolahan disebut accumulator. 
4. Memory Data Register (MDR) digunakan untuk menampung data atau instruksi hasil pengiriman dari memori utama ke CPU atau menampung data yang akan direkam ke memori utama dari hasil pengolahan oleh CPU.  
5. Memory Address Register (MAR) digunakan untuk menampung alamat data atau instruksi pada memori utama yang akan diambil atau yang akan diletakkan. 
     Sebagai tambahan dari register, beberapa CPU menggunakan suatu cache memory yang mempunyai kecepatan sangat tinggi dengan tujuan agar kerja dari CPU lebih efisien dan mengurangi waktu yang terbuang. Tanpa cache memory, CPU akan menunggu sampai data atau instruksi diterima dari memori utama, atau menunggu hasil pengolahan selesai dikirim ke memori utama baru proses selanjutnya bisa dilakukan. Padahal proses dari memori utama lebih lambat dibanding kecepatan register sehingga akan banyak waktu terbuang. Dengan adanya cache memory, sejumlah blok informasi pada memori utama dipindahkan ke cache memory dan selanjutnya CPU akan selalu berhubungan dengan cache memory

C. Memori cadangan (Secondary Storage
          Disediakan untuk menyimpan program dan file yang besar yakni program-program dan file yang tidak sedang dioperasikan saat itu, namun akan ditansfer ke penyimpan utama ketika diperlukan.  
1. Unit Disk Magnetik – disk magnetic  
2. Unit disket magnetis – disket magnetis (Floppy Disk)  
3. Unit Disk Optik – disk optic Untuk pembahasan lebih lanjut mengenai unit disc magnetic dan unit disc optic akan kita bahasa pada subbab selanjutnya. 

2. Prinsip Kerja Memori Dan Alokasi Data Ke Memori 
A. Prinsip Kerja Memory 
         Jumlah kebutuhan RAM tergantung pada jenis program yang sedang berjalan. Setiap Operating System (OS) seperti Microsoft Windows menggunakan komponen, yang dikenal sebagai Virtual Memory Manager (VMM). Menjalankan program seperti instant messenger atau browser internet adalah mengaktifkan microprocessor komputer untuk memuat file dan dieksekusi ke RAM. Untuk program semacam itu biasanya diperlukan RAM 5 megabyte (5 MB). Microprocessor juga menggunakan Dynamic Link Libraries (DLL) yang memakai RAM pada kisaran 20-30 megabyte (20-30 MB). Sejumlah pengguna komputer menjalankan lebih dari satu program secara bersamaan seperti saat melakukan browsing internet sambil mendengarkan musik, kadang-kadang program pengolah kata juga dijalankan. Semua ini menggunakan jumlah RAM yang tinggi. Jika Anda menggunakan kapasitas RAM lebih besar dari yang terpasang pada komputer, maka komputer menjadi lambat. 
      Untuk meningkatkan kecepatan komputer anda perlu meningkatkan kapasitas RAM. Sebelum melakukan hal itu anda harus mengetahui berapa besar RAM yang saat ini terinstall di komputer dan berapa besar kebutuhan RAM yang harus anda tambahkan. Untuk mengetahui besarnya RAM pada komputer anda dapat melakukannya dengan klik kanan pada My Computer dan pilih Properties. Pilih tab General maka berbagai informasi tentang komputer termasuk kapasitas RAM akan ditampilkan. Cara lain untuk mengetahui jumlah RAM yang sedang anda gunakan adalah dengan menekan tombol control alt delete untuk menuju ke Task Manager. Anda akan melihat jumlah RAM yang anda gunakan dalam tab process. Anda dapat menambahkan membuka program lain yang dibutuhkan sampai mendapatkan jumlah total RAM yang diperlukan. Setelah semua program yang anda perlukan terbuka maka anda dapat menghitung jumlah RAM yang anda perlukan.  
   Menambahkan RAM dapat menjadi alternatif yang lebih mudah dan lebih murah untuk meningkatkan kecepatan komputer. Selain menambahkan kapasitas RAM Anda dapat membeli harddisk eksternal, yang dapat berguna untuk mentransfer dan menyimpan file-file penting yang tidak sering digunakan. Usahakan hanya file-file yang sering digunakan saja yang tertanam dalam hardisk untuk menciptakan ruang yang lebih luas dalam hardisk anda yang dapat pula meningkatkan kecepatan komputer. Pada saat kita menyalakan komputer, device yang pertama kali bekerja adalah Processor. Processor berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk Drive (HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk setelah ada permintaan dari Processor. Tapi prakteknya hal ini sulit dilakukan karena perbedaan teknologi antara Processor & Hard Disk. Processor sendiri adalah komponen digital murni, dan akan memproses data dengan sangat cepat (Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB 800MHz). Sedangkan Hard Disk sebagian besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu cukup lambat dibandingkan digital (Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar 150 MB/s). Secara teoritis kecepatan data Processor berkisar 46x lebih cepat dibanding HDD. Artinya, apabila Processor menunggu pasokan data dari HDD akan terjadi “BottleNeck” yang sangat parah. Untuk mengatasi keadaan itu, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau disebut RAM. RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM berfungsi untuk membantu Processor dalam penyediaan data “super cepat” yang dibutuhkan. RAM berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM sudah menggunakan teknologi digital.  
       Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman data dari HDD. Saat ini RAM DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak menganggu pasokan maka saat ini Motherboard menggunakan teknologi Dual Channel yang dapat melipatgandakan bandwidth menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128- bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual Channel = 6,4 GB/s). 
B. Alokasi Data Dalam Memori 
        Manajemen memori adalah kegiatan mengelola memori komputer, mengalokasikan memori untuk proses sesuai keinginan, menjaga alokasi ruang memori bagi proses sehingga memori dapat menampung banyak proses dan sebagai upaya agar pemogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer. Fungsi manajemen memori antara lain :  
1. Mengelola informasi memori yang dipakai dan tidak dipakai.  
2. Mengalokasikan memori ke proses yang memerlukan. 
3. Mendealokasikan memori dari proses yang telah selesai. 
4. Mengelola swapping antara memori utama dan disk.  
Manajemen Memori dibedakan menjadi dua :  
1. Manajemen Memori dengan swapping : manajemen memori dengan pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi. 
2. Manajemen Memori tanpa swapping : manajemen memori tanpa pemindahan proses antara memori utama dan disk selama eksekusi.  
Kondisi tanpa swapping, bisa dikondisikan sebagai berikut :  
1. Monoprogramming : sistem komputer hanya mengijinkan satu program/pemakai berjalan pada satu waktu. 
2. Multiprogramming dengan pemartisian statis : memori dibagi menjadi beberapa sejumlah partisi tetap. 
Penukaran Dan Alokasi Memori 
a. Penukaran : sebuah proses yang berada di dalam memori dapat ditukar sementara keluar memori ke sebuah penyimpanan sementara, dan kemudian dibawa masuk lagi ke memori untuk melanjutkan pengeksekusian. 
b. Alokasi Memori : sebuah fungsi fasilitas untuk memesan tempat secara berurutan alamat memori diberikan kepada proses secara berurutan dari kecil ke besar untuk tipe data dinamis (pointer). 
Jenis Alokasi dari Memori antara lain: 
1. Single Partition Allocation / Sistem Partisi Tunggal : alamat memori yang akan dialokasikan untuk proses adalah alamat memori pertama setelah pengalokasian sebelumnya. 
2. Multiple Partition Allocation / Sistem Partisi Banyak : Banyak: sistem operasi menyimpan informasi tentang semua bagian memori yang tersedia untuk dapat diisi oleh proses-proses (disebut lubang).  
Permasalahan Alokasi Memori:  
1. First fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi. Pencarian dimulai dari awal. 
2. Best fit: Mengalokasikan lubang dengan besar minimum yang mencukupi permintaan. 
3. Next fit: Mengalokasikan lubang pertama ditemukan yang besarnya mencukupi. Pencarian dimulai dari akhir pencarian sebelumnya. 
4. Worst fit: Mengalokasikan lubang terbesar yang ada. Metode yang paling sederhana dalam mengalokasikan memori ke prosesproses adalah dengan cara membagi memori menjadi partisi tertentu. 
Secara garis besar, ada dua metode khusus yang digunakan dalam membagi-bagi lokasi memori: 
1. Alokasi partisi tetap (Fixed Partition Allocation) yaitu metode membagi memori menjadi partisi yang telah berukuran tetap. 
Kriteria-kriteria utama dalam metode ini antara lain:  
a. Alokasi memori: proses p membutuhkan k unit memori.  
b. Kebijakan alokasi yaitu "sesuai yang terbaik": memilih partisi terkecil yang cukup besar (memiliki ukuran = k).  
c. Fragmentasi dalam (Internal fragmentation) yaitu bagian dari partisi tidak digunakan.  
d. Biasanya digunakan pada sistem operasi awal (batch).  
e. Metode ini cukup baik karena dia dapat menentukan ruang proses, sementara ruang proses harus konstan. Jadi sangat sesuai dengan partisi berukuran tetap yang dihasilkan metode ini.  
f. Setiap partisi dapat berisi tepat satu proses sehingga derajat dari pemrograman banyak multiprogramming dibatasi oleh jumlah partisi yang ada. 
g. Ketika suatu partisi bebas, satu proses dipilih dari masukan antrian dan dipindahkan ke partisi tersebut. 
h. Setelah proses berakhir, partisi tersebut akan tersedia (available) untuk proses lain. 
2. Alokasi partisi variabel (Variabel Partition Allocation) yaitu metode dimana sistem operasi menyimpan suatu tabel yang menunjukkan partisi memori yang tersedia dan yang terisi dalam bentuk : 
a) Alokasi memori : proses p membutuhkan k unit memori. 
b) Kebijakan alokasi : 
a. Sesuai yang terbaik : memilih lubang (hole) terkecil yang cukup besar untuk keperluan proses sehingga menghasilkan sisi lubang terkecil. 
b. Sesuai yang terburuk : memilih lubang terbesar sehingga menghasilkan sisa lubang. 
c. Sesuai yang pertama : memilih lubang pertama yang cukup besar untuk keperluan proses. 
c) Fragmentasi luar (External Fragmentation) yakni proses mengambil ruang, sebagian digunakan, sebagian tidak digunakan. 
d) Memori, yang tersedia untuk semua pengguna, dianggap sebagai suatu blok besar memori yang disebut dengan lubang. Pada suatu saat memori memiliki suatu daftar set lubang (free list holes). 
e) Saat suatu proses memerlukan memori, maka kita mencari suatu lubang yang cukup besar untuk kebutuhan proses tersebut. 
f) Jika ditemukan, kita mengalokasikan lubang tersebut ke proses tersebut sesuai dengan kebutuhan, dan sisanya disimpan untuk dapat digunakan proses lain. Suatu proses yang telah dialokasikan memori akan dimasukkan ke memori dan selanjutnya dia akan bersaing dalam mendapatkan prosesor untuk pengeksekusiannya.  
a. Jika suatu proses tersebut telah selesai, maka dia akan melepaskan kembali semua memori yang digunakan dan sistem operasi dapat mengalokasikannya lagi untuk proses lainnya yang sedang menunggu di antrian masukan. 
b. Apabila memori sudah tidak mencukupi lagi untuk kebutuhan proses, sistem operasi akan menunggu sampai ada lubang yang cukup untuk dialokasikan ke suatu proses dalam antrian masukan.  
c. Jika suatu lubang terlalu besar, maka sistem operasi akan membagi lubang tersebut menjadi dua bagian, dimana satu bagian untuk dialokasikan ke proses tersebut dan satu lagi dikembalikan ke set lubang lainnya.  
d. Setelah proses tersebut selesai dan melepaskan memori yang digunakannya, memori tersebut akan digabungkan lagi ke set lubang. 

3. Peralatan Penyimpanan Magnetic Dan Optic 
        Sebelumnya telah dibahas mengenai jenis-jenis memori yang ada di dalam komputer, seperti main memory, register dan secondary storage. Dalam banyak kasus informasi yang telah diproses disimpan dalam format yang terbaca oleh mesin, sehingga mungkin saja diakses pada suatu waktu. Informasi tersebut biasanya disimpan dalam sebuah media penyimpanan magnetik ataupun optik.
 A. Harddisk 
        Harddisk memiliki prinsip kerja yang sama dengan Floppy Disk dan juga memiliki fungsi sebagai penyimpan data. Yang membedakan antara Harddisk dan Floppy Disk adalah bentuk fisik dan kapasitas penyimpanan data serta kecepatan aksesnya. Sesuai dengan namanya (Hard yang berarti keras), media penyimpanan data dalam harddisk menggunakan media logam dan dapat terdiri dari beberapa plat sehingga mampu menyimpan data yang lebih banyak.
B. Magnetic Tape 
        Suatu media perekam terdiri dari tape yang tipis dengan lapisan bahan magnetis yang bagus, digunakan untuk merekam data analog atau data digital. Data disimpan dalam frame. Frame dikelompokkan ke dalam blok atau record terpisah. Magnetic tape adalah suatu media akses serial, serupa untuk kaset audio, dan juga data (seperti nyanyian pada tape musik) tidak bias ditempatkan dengan cepat. 
C. Floppy Disk 
        Floppy disk yang menjadi standar pemakaian terdiri dari 2 ukuran yaitu ukuran 5,25 inci dan 3,50 inci yang masing-masing ukuran memiliki 2 tipe kapasitas yaitu kapasitas Double Density (DD) dan High Density (HD). Disket diputar pada kecepatan 300 (double density) atau 360 rpm (high density). Sewaktu disk berputar, head dapat bergerak keluar atau ke dalam sekitar 1 inci, menulis sekitar 40 atau 80 track. Head merekam dengan menggunakan metoda tunnel erasure, yaitu track akan diisi dan sisi track yang bersebelahan akan dihapus untuk mencegah pencampuran. 
D. Optical Disk 
    Mulai tahun 1983 sistem penyimpanan data optical disk mulai diperkenalkan dengan diluncurkannya Digital Audio Compatc Disk. Setelah itu mulai berkembanglah teknologi penyimpanan pada optical disk ini. Baik CD-Audio maupun CD-ROM memakai teknologi yang sama, yaitu sama terbuat dari resin (polycarbonate), dan dilapisi oleh permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Informasi direkam secara digital sebagai lubang-lubang mikroskopik pada permukaan yang reflektif. Proses ini dilakukan dengan menggunakan laser yang berintensitas tinggi. Permukaan yang berlubang mikroskopik ini kemudian dilapisi oleh lapisan bening. Informasi dibaca dengan menggunakan laser berintensitas rendah yang menyinari lapisan bening tersebut sementara motor memutar disk. Intensitas laser tersebut berubah setelah mengenai lubang-lubang tersebut kemudian terefleksikan dan dideteksi oleh fotosensor, yang kemudian dikonversikan menjadi data digital. 
E. DVD-ROM 
    DVD-ROM (digital versatile disc-ROM atau digital video disc-ROM) adalah disk yang berkapasitas tinggi mampu menyimpan 4.7 GB sampai 17 GB, harus mempunyai drive DVDROM atau DVD player untuk membaca DVD-ROM dan menyimpan basisdata, musik, perangkat lunak kompleks, dan gambar hidup. 


Video Terkait :
https://www.youtube.com/watch?v=4T1RvPYD84w

SUMBER :
wiwied.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/.../5.+Memori+dan+Media+Penyimpanan.pdf.

TB Keamanan Jaringan

SQL INJECTION A.   Pengertian SQL injection atau biasa yang dikenal dengan sebutan SQLi adalah suatu teknik penyerangan web dengan m...