Rabu, 19 September 2018

TI Politala Alpro1 1C



Input, Output, Variabel, dan Tipe Data 

1. Input

        Dalam bahasa C proses memasukkan suatu data menggunakan beberapa fungsi pustaka yang telah tersedia. Beberapa fungsi pustaka yang bisa digunakan adalah :
a)  Fungsi scanf()
    Digunakan untuk menginput data berupa data numerik, karakter dan string secara terformat. 
b)  Fungsi gets() 
   Digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Fungsi ini harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Dalam fungsi gets () cursor secara otomatis akan pindah baris dan tidak memerlukan penentu format.
c)  Fungsi getchar()
    Digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter. Fungsi ini harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan terlihat pada layar dan secara otomatis akan pindah baris.  
d) Fungsi getch() dan getche()
 Digunakan untuk membaca data karakter. Karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan   penekanan tombol enter dan tidak memberikan efek pergantian baris secara otomatis. Jika menggunakan fungsi getch() karakter yang dimasukkan tidak akan ditampilkan pada layar, sehingga sering digunakan untuk meminta inputan berupa password. Sedangkan pada getche() karakter yang dimasukkan akan ditampilkan pada layar. 

Contoh perintah input ( cin ) :

#include <iostream>
Using namespace std;
Main()

{

Cout<< nama :  ; cin>>nama;
}


   2.  Output standart (cout)

             Perintah yang digunakan untuk mengeluarkan hasil proses komputer sehingga dapat dibaca oleh user. Media yang digunakan untuk menampilkan hasil output berupa monitor atau dicetak ke kertas melalui printer. Fungsi yang digunakan untuk menampilkan output adalah fungsi printf(). Perintah lain untuk menampilkan output adalah puts()  dan putchar().
      a) Fungsi printf(), digunakan untuk menampilkan semua jenis data (numeric dan karakter)
     b) Fungsi puts(), digunakan untuk menampilkan data string dan secara otomatis akan diakhiri dengan perpindahan baris.
  c) Fungsi putchar(), digunakan untuk menampilkan sebuah karakter.

    Contoh perintah output ( cout ) :

#include <iostream>
using namespace std;
            int main()

{
char* kalimat=”Hello, selamat datang di Alpro Politala IC ”;
cout<<kalimat; 

}



     3.      Variabel

         Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Sedangkan  konstanta adalah nilainya yang selalu tetap, dan nilai dari suatu variabel dapat diubah sesuai kebutuhan. Nama dari suatu variabel dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut : 
    a) Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C  bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda.  
     b) Tidak boleh mengandung spasi.
    c)  Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Simbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dan lain-lain.  
     d)  Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.


     4.      Tipe data

             Merupakan bagian  program penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Perhitungan yang dilakukan bergantung pada tipe data dari nilai yang telah diinsialisasikan. 
          Tipe Data dasar dalam Bahasa c :
       a)       int digunakan untuk bilangan bulat.
       b)      float dan double digunakan untuk bilangan real (desimal).
       c)      long (int, float dan double) digunakan untuk bilangan dengan kapasitas yang besar.
       d)      char digunakan untuk karakter
       e)       char* digunakan untuk kalimat.

Contoh perintah :

#include <iostream>
using namespace std;
 int main()
{
 int a=1;
int b=3;
 cout<<”a+b=”<<a<<”+”<<b<<”=”<<a+b; 
}  















Rabu, 08 Agustus 2018

  1. Pengertian Kabel Straight
         Kabel straight ini merupakan kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Kabel straight ini berfungsi sebagai penghubung antara 2 device yang berbeda.Kabel straight adalah istilah untuk kabel yang menggunakan standar yang sama pada kedua ujung kabelnya, bisa EIA/TIA 568A atau EIA/TIA 568B pada kedua ujung kabel. Sederhananya, urutan warna pada kedua ujung kabel sama. Pada kabel straight, pin 1 di salah satu ujung kabel terhubung ke pin 1 pada ujung lainnya, pin 2 terhubung ke pin 2 di ujung lainnya, dan seterusnya.

2. Urutan Kabel Straight
Format kabel straight, kedua ujung kabel sama warnanya                                                   
1.Putih Orange
2. Orange
3. Putih Hijau
4.Biru
5.Putih Biru
6.Hijau
7.Putih Cokelat
8.Cokelat

Hasil gambar untuk kabel straight

Contoh penggunaan kabel straight yaitu:
1. Menghubungkan antara computer dengan switch
2. Menghubungkan computer dengan LAN pada modem cable/DSL
3.  Menghubungkan router dengan LAN pada modem cable/DSL
4.  Menghubungkan switch ke router

5.  Menghubungkan HUB ke router

3. Membuat Kabel Straight
Alat yang diperlukan :
1. Kabel UTP
Kabel UTP perlu kita gunakan untuk saling menyalurkan jaringan internet dan di dalam kabel UTP didalamnya ada 8 helai kabel kecil yang berwarna-warni.
   2. Konektor RJ-45
        Konektor kabel adalah peripheral yang kita pasang pada ujung kabel UTP tujuanya agar kabel dapat kita pasang pada port LAN.











TB Keamanan Jaringan

SQL INJECTION A.   Pengertian SQL injection atau biasa yang dikenal dengan sebutan SQLi adalah suatu teknik penyerangan web dengan m...