Rabu, 19 September 2018

TI Politala Alpro1 1C


Operator dan Operand

1. Pengertian Operator dan Operand 

         Operator adalah lambang untuk operasi, sedangkan operand adalah nilai yang dioperasikan.
Berikut ada beberapa macam operator dalam bahasa pemrograman, yaitu :

a) Operator Aritmatika
       Dalam bahasa c terdapat lima operator aritmatika yaitu :

Operator
Keterangan
*
Untuk Perkalian
/
Untuk Pembagian
%
Untuk Sisa Pembagian ( Modulus)
+
Untuk Pertambahan
-
Untuk Pengurangan

  Contoh penggunaan operasi pertambahan dan pengurangan

#include <iostream>
using namespace std;
int main()

 {  
  int bilg1, bilg2, HasilJumlah, HasilKurang;

 cout << "Masukkan bilangan 1 = ";     cin >> bilg1;   
 cout << "Masukkan bilangan 2 = ";     cin >> bilg2;

 HasilJumlah = bilg1+bilg2;     HasilKurang = bilg1-bilg2;

cout << "Hasil dari " << bilg1 << "+"<< bilg2 << " = " << HasilJumlah << “\n”;    
cout << "Hasil dari " << bilg1 << "-"<< bilg2 << " = " << HasilKurang << endl;
   

}


Contoh penggunaan operasi perkalian, pembagian, dan modulo

#include <iostream>
using namespace std;

int main()
{
    int bilg1, bilg2, HasilTambah, HasilKurang, HasilKali, HasilBagi, HasilModulo;

    cout << "Masukkan bilangan 1=";
    cin >> bilg1;
    cout << "Masukkan bilangan 2=";
    cin >> bilg2;

    HasilTambah = bilg1+bilg2;
    HasilKurang = bilg1-bilg2;
    HasilKali   = bilg1*bilg2;
    HasilBagi   = bilg1/bilg2;
    HasilModulo = bilg1%bilg2;


    cout << "Hasil dari " <<bilg1<< "+"<<bilg2<< "=" <<HasilTambah << "\n";
    cout << "Hasil dari " <<bilg1<< "-"<<bilg2<< "=" <<HasilKurang<< endl;
    cout << "Hasil dari " <<bilg1<< "*"<<bilg2<< "=" <<HasilKali<< endl;
    cout << "Hasil dari " <<bilg1<< "/"<<bilg2<< "=" <<HasilBagi<< endl;
    cout << "Hasil dari " <<bilg1<< "%"<<bilg2<< "=" <<HasilModulo<< endl;

  
}


Contoh penggunaan  operasi aritmatika pangkat dan akar

#include <iostream>
#include <math.h>
using namespace std;
int main()

 {  
  float bilg1, bilg2, HasilPangkat, HasilAkar;

cout << "Masukkan bilangan 1 = ";     cin >> bilg1;    
cout << "Masukkan bilangan 2 = ";     cin >> bilg2;

 HasilPangkat = pow(bilg1, bilg2);     HasilAkar    = sqrt(bilg1);

cout << "Hasil dari " << bilg1 << "^"<< bilg2 << " = " << HasilPangkat << "\n";    
cout << "Hasil akar dari " << bilg1 << " = " << HasilAkar << endl;
   

}
  

Contoh penggunaan operasi hierarki dari operasi aritmatika

#include <iostream>
using namespace std;
int main()

 {   
 int a, b, c, hsl1, hsl2;

   cout << "Masukkan bilangan 1 = "; cin >> a;    
   cout << "Masukkan bilangan 2 = "; cin >> b;    
   cout << "Masukkan bilangan 3 = "; cin >> c;   
   cout << endl;

    hsl1 = a*b+c;    
    hsl2 = a*(b+c);

    cout << "Hasil dari " << a<< " x " << b << " + " << c  << " = " << hsl1 << "\n";    
    cout << "Hasil dari " << a<< " x (" << b << " + " << c  << ") = " << hsl2<< endl;

}


b. Operator Assignation 
    Operator Assignation digunakan untuk memberikan nilai ke variabel.

Contoh  pemberi nilai aritmatika

#include <iostream> 
using namespace std;

int main()

{   
 int a;

    cout << "Masukkan bilangan 1 = "; cin >> a;   
    cout << endl;    
    cout << "Bilangan yang dimasukkan adalah " << a << endl;

    a+=1; // a = a+1, operasi tambah juga berlaku untuk operasi aritmatika lain

    cout << "Nilai bilangan setelah proses a+=1 adalah " << a;

    }


c) Operator Increment dan Decrement
   Operator increment dan decrement diletakkan di depan atau di belakang variabel: 
A++ atau ++A  A--  atau –A .
Bentuk Penulisan :
1. Jika diletakkan di depan variabel, maka proses penjumlahan atau pengurangan akan dilakukan langsung, sehingga nilai variabel akan langsung berubah.
2. Jika diletakkan di belakang variabel, maka proses penjumlahan atau pengurangan akan dilakukan setelah ekspresi dijumpai, sehingga nilai variabel akan tetap pada saat ekspresi ini ditemukan.

contoh penggunaan increment dan decrement

#include <iostream>
using namespace std;
int main()
 {    
int a,b;
    cout << "Masukkan bilangan 1 = "; cin >> a;   
    cout << "Bilangan yang dimasukkan adalah " << a << endl;
    a= a++;
    cout << "Nilai bilangan setelah proses a++ adalah " << a << endl;   
    cout << "Nilai bilangan setelah proses a++ adalah " << a++ << endl;   
    cout << "Nilai bilangan setelah proses ++a adalah " << ++a<<endl;

    cout << endl;     cout << "Masukkan bilangan 2 = "; cin >> b;   
    cout << "Bilangan yang dimasukkan adalah " << b << endl;

    cout << "Nilai bilangan setelah proses b-- adalah " << b-- << endl;    
    cout << "Nilai bilangan setelah proses b-- adalah " << b-- << endl;   
    cout << "Nilai bilangan setelah proses --b adalah " << --b;
  }

     
       c). Operator Hubungan (Perbandingan)  
           Operator hubungan digunakan untuk membandingkan hubungan antara dua buah operand (sebuah nilai atau variabel. Operator hubungan dalam bahasa C :

Operator
Keterangan
==
Sama dengan
!=
Tidak sama dengan
> 
Lebih dari
< 
Kurang dari
>=
Lebih dari sama dengan
<=
Kurang dari sama dengan

Contoh penggunaan operator hubungan

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{   
 float a, b, c, d, e , f, x, y;

    cout << "Masukkan Nilai X = ";     cin >> x;   
    cout << "Masukkan Nilai Y = ";     cin >> y;

    a = x == y;   
    b = x != y;
    c = x > y;   
    d = x < y;   
    e = x >= y;    
    f = x <= y;

    cout << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << "==" << y << "\t = "  << a << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << "!=" << y << "\t = " << b << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << ">" << y << "\t = " << c << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << "<" << y << "\t = " << d << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << ">=" << y << "\t = " << e << endl;    
    cout << "Hasil dari " << x << "<=" << y << "\t = " << f << endl;

     }


e) Operator Logika
        Jika operator hubungan membandingkan hubungan antara dua buah operand, maka operator logika digunakan untuk membandingkan logika hasil dari operator-operator hubungan. 
Operator logika ada tiga macam, yaitu :

Operator
Keterangan
&&
Logika AND ( Dan )
||
Logika OR ( Atau )
!
Logika NOT ( Ingkaran )

Contoh penggunaan operator logika AND

#include <iostream>
using namespace std;
int main()

{   
 float a, b, c, d, e , f, g, h;

cout << "Masukkan Nilai A = "; cin >> a;     cout << "Masukkan Nilai B = "; cin >> b;    
cout << "Masukkan Nilai C = "; cin >> c;
    //proses

    d = a+4 < 10;     e = b > a+5;     f = c-3 >= 4;     g = d && e && f;

cout << endl << endl;     
cout << "Program Ekspresi AND" << endl << endl;    
cout << "Hasil dari d = a+4 < 10 adalah " << d << endl;    
cout << "Hasil dari e = b > a+5 adalah " << e << endl;    
cout << "Hasil dari f = c-3 >= 4 adalah " << f << endl;   
 cout << endl << endl;    
cout << "Hasil dari g = d && e && f adalah " << g << endl;

}



Contoh penggunaan operator logika OR

#include <iostream>

using namespace std;

int main()
{
    float a, b, c, d, e, f, g, h;

    cout << "Masukkan Nilai A=";cin >>a;
    cout << "Masukkan Nilai B=";cin >>b;
    cout << "Masukkan Nilai C=";cin >>c;

    //proses

    d=a+4<10;
    e=b>a+5;
    f=c-3>=4;
    g=d||e||f;

    cout<<endl<<endl;
    cout<< "Program OR"<<endl<<endl;
    cout<< "Hasil dari d=a+4<10 adalah "<<d<<endl;
    cout<< "Hasil dari e=b>a+5 adalah "<<e<<endl;
    cout<< "Hasil dari f=c-3>=4 adalah "<<f<<endl;
    cout<<endl<<endl;
    cout<< "Hasil dari g=d ||e || f adalah "<<g<<endl;

}




Contoh penggunaan operator logika NOT

#include <iostream>

using namespace std;

int main()

{
    float a, b, c, d, e, f, g, h;

    cout << "Masukkan Nilai A=";cin >>a;
    cout << "Masukkan Nilai B=";cin >>b;
    cout << "Masukkan Nilai C=";cin >>c;

    //proses

    d=a+4<10;
    e=b>a+5;
    f=c-3>=4;
    g=(!d),(!e), (!f);

    cout<<endl<<endl;
    cout<< "Program Ekpresi NOT"<<endl<<endl;
    cout<< "Hasil dari d=a+4<10 adalah "<<d<<endl;
    cout<< "Hasil dari e=b>a+5 adalah "<<e<<endl;
    cout<< "Hasil dari f=c-3>=4 adalah "<<f<<endl;
    cout<<endl<<endl;
    cout<< "Hasil dari g=d !e ! f adalah "<<g<<endl;


}


f) Operator Bitwise

Operator ini digunakan untuk memanipulasi bit-bit dari nilai data yang ada di memori. Operator bitwise dalam bahasa C :

Operator
Keterangan
<< 
Pergeseran bit ke kiri 
>> 
Pergeseran bit ke kanan
&
Bitwise AND 
^
Bitwise XOR (exclusive OR) 
|
Bitwise OR
~
Bitwise NOT

Contoh penggunaan operator bitwise

#include <iostream>

using namespace std;
 int main()
{   
 int x;    
cout << "Masukkan Nilai X = "; cin >> x;     x = x<<1; //operator bitwise left    
cout << "Hasil dari Geser 1 Bit ke kiri = " << x << endl;   
cout<< "Masukkan Nilai X=";cin>>x;        x=x>>1;// bitwise Shift Right
    cout<< "Hasil dari Geser 1 Bit ke kanan="<<x<<endl;

    cout<< "Masukkan Nilai X=";cin>>x;
    cout<< "Masukkan Nilai y=";cin>>y;     x=x&y;//bitwise AND
    cout<< "Hasil dari X&Y= "<<x<<y<<endl;

    cout<< "Masukkan Nilai X=";cin>>x;
    cout<< "Masukkan Nilai Y=";cin>>y;  x=x^y;// bitwise XOR
    cout<< "Hasil dari x^y= "<<x<<y<<endl;

    cout<<  "Masukkan Nilai X=";cin>>x; x=~x;// bitwise NOT
    cout<< "Hasil dari ~x= "<<x<<endl;

 }

TI Politala Alpro1 1C



Input, Output, Variabel, dan Tipe Data 

1. Input

        Dalam bahasa C proses memasukkan suatu data menggunakan beberapa fungsi pustaka yang telah tersedia. Beberapa fungsi pustaka yang bisa digunakan adalah :
a)  Fungsi scanf()
    Digunakan untuk menginput data berupa data numerik, karakter dan string secara terformat. 
b)  Fungsi gets() 
   Digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Fungsi ini harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Dalam fungsi gets () cursor secara otomatis akan pindah baris dan tidak memerlukan penentu format.
c)  Fungsi getchar()
    Digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter. Fungsi ini harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan terlihat pada layar dan secara otomatis akan pindah baris.  
d) Fungsi getch() dan getche()
 Digunakan untuk membaca data karakter. Karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan   penekanan tombol enter dan tidak memberikan efek pergantian baris secara otomatis. Jika menggunakan fungsi getch() karakter yang dimasukkan tidak akan ditampilkan pada layar, sehingga sering digunakan untuk meminta inputan berupa password. Sedangkan pada getche() karakter yang dimasukkan akan ditampilkan pada layar. 

Contoh perintah input ( cin ) :

#include <iostream>
Using namespace std;
Main()

{

Cout<< nama :  ; cin>>nama;
}


   2.  Output standart (cout)

             Perintah yang digunakan untuk mengeluarkan hasil proses komputer sehingga dapat dibaca oleh user. Media yang digunakan untuk menampilkan hasil output berupa monitor atau dicetak ke kertas melalui printer. Fungsi yang digunakan untuk menampilkan output adalah fungsi printf(). Perintah lain untuk menampilkan output adalah puts()  dan putchar().
      a) Fungsi printf(), digunakan untuk menampilkan semua jenis data (numeric dan karakter)
     b) Fungsi puts(), digunakan untuk menampilkan data string dan secara otomatis akan diakhiri dengan perpindahan baris.
  c) Fungsi putchar(), digunakan untuk menampilkan sebuah karakter.

    Contoh perintah output ( cout ) :

#include <iostream>
using namespace std;
            int main()

{
char* kalimat=”Hello, selamat datang di Alpro Politala IC ”;
cout<<kalimat; 

}



     3.      Variabel

         Variabel adalah suatu pengenal (identifier) yang digunakan untuk mewakili suatu nilai tertentu di dalam proses program. Sedangkan  konstanta adalah nilainya yang selalu tetap, dan nilai dari suatu variabel dapat diubah sesuai kebutuhan. Nama dari suatu variabel dapat ditentukan sendiri oleh pemrogram dengan aturan sebagai berikut : 
    a) Terdiri dari gabungan huruf dan angka dengan karakter pertama harus berupa huruf. Bahasa C  bersifat case-sensitive artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda.  
     b) Tidak boleh mengandung spasi.
    c)  Tidak boleh mengandung simbol-simbol khusus, kecuali garis bawah (underscore). Simbol khusus yang tidak diperbolehkan antara lain : $, ?, %, #, !, &, *, (, ), -, +, = dan lain-lain.  
     d)  Panjangnya bebas, tetapi hanya 32 karakter pertama yang terpakai.


     4.      Tipe data

             Merupakan bagian  program penting karena tipe data mempengaruhi setiap instruksi yang akan dilaksanakan oleh komputer. Pemilihan tipe data yang tepat akan membuat proses operasi data menjadi lebih efisien dan efektif. Perhitungan yang dilakukan bergantung pada tipe data dari nilai yang telah diinsialisasikan. 
          Tipe Data dasar dalam Bahasa c :
       a)       int digunakan untuk bilangan bulat.
       b)      float dan double digunakan untuk bilangan real (desimal).
       c)      long (int, float dan double) digunakan untuk bilangan dengan kapasitas yang besar.
       d)      char digunakan untuk karakter
       e)       char* digunakan untuk kalimat.

Contoh perintah :

#include <iostream>
using namespace std;
 int main()
{
 int a=1;
int b=3;
 cout<<”a+b=”<<a<<”+”<<b<<”=”<<a+b; 
}  















TB Keamanan Jaringan

SQL INJECTION A.   Pengertian SQL injection atau biasa yang dikenal dengan sebutan SQLi adalah suatu teknik penyerangan web dengan m...